"Ini wanti-wanti saya, karena begitu ada tiga periode, berati Pak Jokowi 15 tahun dan Pak Luhut itu, kemudian kita tidak tahu apa yang terjadi,” katanya.
"Saya mewanti-wanti mumpung belum terlambat, kalau bisa sejak awal. Sudah lah dua periode, 10 tahun sesuai konstitusi yang ada," tandas dia.
Tapi kalau ada yang merubah konstitusi menjadi tiga kali dan nanti pingin yang keempat kali dan lain-lain.
"Nggak usah pakai istilah yang muluk-muluk dari khasanah agama maupun dari pikiran politik," pungkasnya.
Sumber: surakarta.suara.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras