"Oleh karenanya di semua sektor, seperti udara, darat, laut, dan kereta api, konsentrasi pada titik itu. Bagaimana penjualan dilakukan lebih awal supaya yang akan dilayani relatif lebih baik," tambahnya.
Budi Karya Sumadi juga menyebut beberapa titik krusial padat kendaraan, salah satunya terjadi di Cikupa menuju Tangerang.
Baca Juga: Tungku Smelter di PT ITSS, Morowali Meledak: Korban Meninggal Dunia 18 Jiwa
Menhub berharap operator berkoordinasi dengan Polri agar dapat melakukan perbaikan dengan opsi contraflow.
"Kami berkoordinasi dengan kepolisian. Setelah kita melakukan pengamatan terhadap tempat-tempat yang kita integrasikan tempat tinggi kemacetan, di Merak, Ketapang, Cipali Soetta ternyata semua berjalan dengan baik," jelasnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: banyumas.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras