Bagi Fahri, kata itu tidak boleh digunakan main-main dan berpolitik.
"Kata AMIN itu gak boleh dipakai main2 dan berpolitik. Nanti kualat. Sudah ada buktinya,"tulisnya di akun X @Fahrihamzah.
Fahri memberikan saran kepada semua pihak agar tidak menggunakan kata "AMIN" dalam konteks politik.
Meskipun demokrasi memungkinkan hal tersebut, Fahri mengaku risih melihat kata-kata bernuansa agama dijadikan alat politisasi.
"Karena memang dalam politik kita yang demokratis tidak dilarang.
Tapi saya sejak dulu risih jika medan politik kita menjadi sensitif gara-gara terminologi AMIN jadi politis," ujarnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!