Akibat serangan tersebut, Lee Jae Myung jatuh ke tanah, dan seseorang segera menempelkan sapu tangan pada lehernya untuk menghentikan pendarahan.
Seorang saksi bernama Jin Jeong-hwa melaporkan kepada stasiun televisi YTN bahwa Lee Jae Myung kehilangan banyak darah.
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan penyerang yang mengenakan mahkota kertas bertuliskan "Saya Lee Jae-myung" dikejar dan dihadang oleh beberapa orang.
Petugas kepolisian berhasil menangkap tersangka di tempat kejadian.
Namun, saat diinterogasi, tersangka enggan mengungkapkan motif di balik serangan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Yonhap.
Partai Demokrat, yang memberikan dukungan kepada Lee Jae Myung, menyebut peristiwa tersebut sebagai "serangan teroris terhadap Lee dan ancaman serius terhadap demokrasi."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!