“Pencarian dan penyelamatan mereka yang terkena dampak gempa adalah perjuangan melawan waktu,” kata Perdana Menteri Fumio Kishida dalam pertemuan darurat pada hari Selasa, sambil mengenakan pakaian berwarna biru yang biasa dikenakan oleh para pejabat selama operasi bantuan bencana.
Baca Juga: Anggota Koramil 1714-02/Ilu Gelar Baksos Di Kampung Yelekpelek Distrik Nioga Puncak Jaya
Kishida mengatakan tim penyelamat merasa sangat sulit mengakses ujung utara semenanjung Noto, tempat survei helikopter menemukan banyak kebakaran dan kerusakan luas pada bangunan dan infrastruktur. Ada sekitar 120 kasus orang yang menunggu penyelamatan, kata juru bicara pemerintah.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: paradapos.com
Artikel Terkait
Waspada! Ini Cara Jitu Menghindari Penipuan Bansos yang Lagi Marak – Jangan Sampai Terjebak Link Palsu!
Menkeu Purbaya Tegas: Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi, Ancaman Sikat Aset bagi yang Bandel!
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!