Oleh sebab itu, Yandri berharap ada penyelesaian masalah yang tidak menggunakan kekerasan.
“Saya kira cara-cara yang humanis, dialog, kemudian merangkul itu mungkin banyak menyelesaikan masalah,” ucap Yandri.
Yandri menegaskan, Pancasila merupakan hierarki yang tertinggi, jadi tidak ada bentuk negara lain.
“Cukup enak begini, dari Sabang sampai Merauke. Saya harapkan tidak represif. Coba digali, siapa sumbernya, dan saya kira penting karena mereka anak bangsa,” ucapnya.
Seperti yang diketahui, media sosial dihebohkan terkait adanya video yang merekam kegiatan konvoi para pengendara motor yang membawa poster bertuliskan "Kebangkitan Khilafah" dengan disertai bendera bertuliskan bahasa arab.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Kisah Nikhil Chandwani: Membangun Kuil Hindu Pertama di Bangladesh yang Bikin Heboh
Jasad di Freezer Kios Ayam Bekasi Terbongkar: Pelaku Ternyata Rekan Kerja yang Pura-pura Mudik
Guru Depok Ditangkap Tawarkan Jasa Seksual, Diduga Idap HIV Sejak 2014 – Ini Faktanya!
Ade Darmawan Bongkar Siapa Pendana Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi?