JAKARTA, polhukam.id-Kenaikan pajak jasa hiburan sebesar persen ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu menuai banyak protes dari para pengusaha bidang pariwisata dan hiburan. Merespon situasi itu, lantas pemerintah menunda pemberlakuannya.
Penundaan ini atas permintaaan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Kemudian Luhut mengaku penundaan itu dilakukan setelah pihaknya mengumpulkan beberapa instansi terkait untuk membahas masalah kenaikan pajak tempat hiburan.
Baca Juga: Protes Inul Soal Kenaikkan Pajak Hiburan Hingga 75 Persen Direspon Sandiaga Uno
"Ya memang kemarin saya justru sudah dengar itu dan saya langsung kumpulkan instansi terkait masalah itu, termasuk Pak Gubernur bali dan sebagainya. Jadi kita mau tunda dulu saja pelaksanaannya," kata Luhut di Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Rabu 17 Januari 2024.
"Sehingga, kemarin kami putuskan ditunda, kami evaluasi." lanjutnya.
Artikel Terkait
Bukan Dibangun Pakai Uang Rakyat! Ini Fakta Mengejutkan di Balik Masjid Jokowi di Abu Dhabi
Bayar Utang Whoosh dengan Uang Koruptor? Ini Rencana Kontroversial Prabowo
Maxim Indonesia: Rahasia Pesan & Daftar Driver untuk Hasilkan Cuan!
Prabowo Gaspol! Whoosh Tak Cuma ke Surabaya, Tapi Diteruskan Sampai Ujung Jawa Timur