"Event ini sepertinya kurang diminati sehingga aksi borong tiket terjadi," pungkasnya.
Aktivis pemuda itu menyarankan penyelenggaraan event internasional ke depan harus lebih fokus, mengedepankan persiapan yang matang dan tidak lagi ada drama yang heboh.
"Sehingga event Internasional didukung oleh masyarakat secara luas," harapnya.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!