Agenda ketiga, lanjut SYL, yaitu Agenda Permanen, melalui pembuatan vaksin oleh Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), vaksinasi massal dan surveilans secara rutin.
Di hadapan masyarakat yang hadir, SYL menegaskan bahwa PMK bisa ditangani dengan baik. Langkah yang dilakukan Pemprov Aceh dan Pemkab Aceh Tamiang dalam menanggulangi wabah ini sudah sesuai dengan harapan banyak orang.
“Dari sekian banyak hewan ternak yang menjadi suspect, ternyata bisa disembuhkan. Intinya, dalam menghadapi PMK ini jangan panik," pungkasnya.
Sementara, Bupati Aceh Tamiang Mursil yang mendampingi Mentan dalam kunjungan tersebut mengungkapkan bahwa lockdown menjadi pilihan saat ini.
"Sapi-sapi dari Aceh Tamiang tidak boleh keluar, dan sapi dari luar tidak boleh masuk ke sini. Demi kepentingan bersama," ujar Mursil.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!