LOMBOK INSIDER - Obyek wisata Gunung Bromo menjadi saksi bisu dari kecerobohan yang membawa dampak kebakaran serius pada lingkungan.
Andrie Wibowo Eka, seorang calon pengantin yang menggunakan flare untuk kebutuhan foto prewedding di Gunung Bromo, kini harus merasakan pahitnya hukuman setelah dinyatakan bersalah oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Probolinggo.
Dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim I Made Yuliada, Eka divonis dengan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp3,5 miliar, akibat dari kebakaran di Gunung Bromo.
Menurut Yuliada, Eka dianggap sebagai manajer wedding organizer yang menjadi penyebab kebakaran Gunung Bromo.
"Majelis hakim memutuskan untuk menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp3,5 miliar kepada terdakwa," tegas Yuliada, membacakan putusan vonis.
Keputusan ini menuai perdebatan di kalangan masyarakat, dengan sejumlah pihak yang merasa hukuman tersebut terlalu berat.
Artikel Terkait
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!
Hyundai Targetkan 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Deretan Mobil Andalan untuk Mudik Lebaran!
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini 6 Model Andalan untuk Mudik Lebaran