Baca Juga: Samsung Galaxy S24 Series: Mengungkap keunggulan Exynos 2400 untuk pengalaman terdepan
Namun, Kabid Wilayah I TNBTS, Bambang Suryono, menegaskan bahwa vonis tersebut tidak semata-mata tentang kepuasan atau ketidakpuasan, melainkan tentang proses penegakan hukum lingkungan.
"Saat ini, yang terpenting adalah bagaimana proses penegakan hukum dilakukan dalam kasus ini," ungkap Suryono.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Deady Permana mengindikasikan kemungkinan mengajukan banding terhadap vonis tersebut.
Namun, ia menekankan perlunya berdiskusi dengan pimpinan sebelum mengambil keputusan final.
"Kami masih mempertimbangkan opsi banding. Tentunya, kami akan berdiskusi terlebih dahulu dengan pimpinan sebelum membuat keputusan," ujar Deady.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: lombokinsider.com
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M