Hal itu disebabkan penyebaran kasus secara global cukup lambat.
"Tidak berpeluang pandemi,” ucap Siti Nadia kepada GenPI.co, Jumat (13/5).
Dia pun menjelaskan tren penyebaran kasus hepatitis akut tersebut.
“Jika melihat perkembangan jumlah kasus dan sampai saat ini hanya enam negara yang melaporkan hepatitis,” katanya.
Selain itu, Nadia menilai jumlah kasus hepatitis akut misterius itu tidak banyak dan tidak menyebar secara masif.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia