Selain menolak keikutsertaan Israel, dalam kesempatan itu, Ketua Komite Pelaksana Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), Zaitun Rasmin, juga menagih janji dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Yakni soal mengirim pasukan militer ke Gaza.
"Kita dalam aksi ini meminta kepada Menteri Pertahanan Bapak Prabowo Subianto yang mengatakan akan mengirimkan bantuan militer, kita berharap bukan informasi saja," kata dia di lokasi.
Prabowo diharapkan dapat berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan di berbagai negara Islam untuk turut mengirim bantuan militer ke Gaza. Dengan begitu, diharapkan genosida terhadap warga Palestina dapat dihentikan.
"Israel tidak mengenal kecuali bahasa militer, maka ini harus dilakukan dan alhamdulillah Pak Prabowo sudah menyatakan itu. Tinggal kita berharap ada keseriusan dan bisa mengajak negara lainnya," ucap dia.
Berikut ini 6 poin tuntutan dalam aksi Sport Solidarity Day:
1. Menolak dan mendesak Komite Olimpiade Dunia untuk menolak Kontingen Israel ikut serta pada Olimpiade Dunia di Paris 26 Juli - 11 Agustus 2024. Ajang perlombaan olah raga yang meniscayakan sportivitas dan kejujuran tidak layak diikuti oleh kontingen bangsa yang biadab menjajah, menduduki, dan melakukan genosida terhadap bangsa lain;
2. Menuntut pemerintah Prancis agar menolak memberikan atau membatalkan visa kepada kontingen Israel yang hendak bertanding di Olimpiade Paris 2024;
3. Menyesalkan dan memprotes keras kunjungan dan pertemuan warga negara Indonesia dengan petinggi Israel dan organisasi yang pro Israel. Perilaku demikian sungguh tidak bertoleransi dan berempati dengan rakyat Palestina yang menderita atas kekejaman Zionis Israel;
4. Meyakinkan Pemerintah Indonesia untuk tindak membiarkan aparat Pemerintah ataupun rakyat warga negara menjalin hubungan dengan semua pihak yang mendukung kekejaman dan kebiadaban Zionis Israel dalam bentuk apa pun;
5. Menyerukan kepada rakyat Indonesia untuk terus melakukan pemboikotan terhadap produk-produk Israel dan pro Israel;
6. Menolak secara kategoris keputusan Parlemen Israel (Knesset) yang meniadakan Negara Palestina. Kami menegaskan bahwa Negara Israel tidak ada tempat di Peta Dunia.
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!