Kebenaran atas dugaan semuanya itu harus dibuktikan melalui pemeriksaan hukum.
Tuntutan kepada Prabowo yang awalnya “hanya” mengganti Jaksa Agung, Kapolri, dan Pimpinan KPK untuk penyegaran dan dalam rangka konsistensi penegakan hukum, kini justru meningkat. Jaksa agung harus ditangkap dan diadili.
Jika terbukti, bukan saja 9 tersangka yang menurut Jaksa Agung terancam hukuman mati, namun dirinya pun terancam hukuman mati.
Perbuatan korupsi Jagung dalam proses penyidikan tindak pidana korupsi.
Prabowo harus segera bertindak bukan diam saja. Ada 2 nama menteri diseret-seret Budi Gunawan dan Erick Thohir.
Lalu Kapolda serta pasangan “hidup Jokowi” nya. Kasus korupsi trilyunan Pertamina dapat mengguncangkan singgasana.
Nampaknya Prabowo tidak perlu mengejar jauh hingga ke Antartika cukup yang di pelupuk mata saja, Pertamina.
Dari nyanyian “The Gasoline Godfather” Riza Chalid akan terbongkar aliran dana Pertamina kemana-mana.
Bagai minyak yang mudah terbakar, kasus Pertamina bisa membakar. Termasuk membakar Jaksa Agung ST Burhanudin.
Jaksa (tidak) Agung ini harus segera dicopot dan ditangkap!
Bagus juga, akan segera ada torehan rekor dunia dimana Jaksa Agung “sang penangkap” kini ditangkap karena suap.
Maklum titipan Kabinet Indonesia Maju kepada Kabinet Merah Putih itu berisi para Penjahat Kerah Putih (White Collar Criminal).
👇👇
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!