GovTech itu akan menyatukan semua aplikasi yang ada di semua instansi pemerintah.
GovTech yang akan diluncurkan nantinya diharapkan bisa memaksimalkan efisiensi anggaran dan mengurangi potensi korupsi.
"Presiden 17 Agustus (2025) ingin meresmikan atau launching nanti program Government Technology.
Ini yang akan nanti menyatukan semua aplikasi yang ada di kementerian dan lembaga. Sehingga, dengan demikian, akan terjadi efisiensi dan juga pengurangan korupsi," ungkap Luhut.
Ia memperhitungkan nantinya keberadaan GovTech bisa menghemat anggaran sampai Rp 100 triliun.
Secara jangka panjang, diperkirakan penghematan bisa terus bertambah.
Sumber: Kompas
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras