“Pagi ini saya mengingat QS Al-Fil. Ketika pemimpin zalim Abraha berniat menyerbu Mekkah, Allah kirim burung ababil yang membawa kotoran hewan yang berisikan kuman leptospira dan dijatuhkan ke pasukan gajahnya Abraha bagaikan batu-batu panas yang menyengat dan membakar kulit, sehingga kulit dan tubuh pasukan pecah, berlubang, berkoreng bagaikan daun-daun dimakan ulat,” tulis dr. Tifa dalam unggahan berikutnya.
Lebih lanjut, dr. Tifa mengaitkan kondisi kesehatan Jokowi sebagai simbol atau peringatan dari Tuhan terhadap “kezaliman” para penguasa yang, menurutnya, menindas rakyat biasa dan para ilmuwan yang mencoba mengungkap kebenaran.
Ia menyebutkan beberapa nama seperti Roy Suryo, Dr. Rismon, dan aktivis perempuan Kurnia Tri Royani, yang disebutnya menjadi korban kriminalisasi.
“Sebagai pengingat bahwa kebohongan yang coba ditutupi dengan kezaliman berupa kriminalisasi dan upaya pemenjaraan orang-orang kecil tak berdaya, para Ilmuwan, seperti Dr. Roy Suryo, Dr. Rismon, juga ibu dan perempuan lemah seperti dr. Tifa dan Kurnia Tri Royani, warga negara yang ingin mengungkap kebenaran, adalah kejahatan yang hukumannya langsung dari Allah,” ujarnya.
Pernyataan ini memancing reaksi beragam di kalangan publik.
Sebagian netizen menilai dr. Tifa terlalu jauh dalam membuat analogi dan mengaitkan kondisi medis dengan narasi teologis dan politis.
Namun, pendukungnya menilai bahwa pernyataan tersebut adalah bentuk ekspresi dari kekecewaan mendalam terhadap elite kekuasaan yang dinilai tidak lagi berpihak pada rakyat.
Di sisi lain, para pakar kesehatan menegaskan bahwa alergi kulit adalah penyakit medis biasa yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang jabatan atau kekuasaan.
👇👇
Terkonfirmasi ya bahwa pak Joko Widodo memang mengalami penyakit kulit.
Sampai tidak bisa menghadiri Upacara yang sangat penting bagi Indonesia yaitu Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Berarti kondisi sakit kulitnya cukup parah.
Artinya saya tidak membuat hoax!
Sekonsisten saya… https://t.co/NTjhZmhO7h
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M