Menurut Aziz, memilih dan dipilih dalam kontestasi politik merupakan hak setiap warga negara. Jika memang Giring ingin maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI maka tak ada yang bisa melarang.
"Adalah hak setiap orang untuk memilih dan dipilih," ujar Aziz saat dikonfirmasi, Senin (13/6/2022).
Kendati demikian, ia mempertanyakan nyali atau keberanian dari Giring untuk menjadi Calon Gubernur. Apalagi, Jakarta disebutnya hanya membutuhkan pemimpin yang tidak hanya bisa bicara.
"Silahkan saja jika memang cukup punya nyali, Jakarta butuh pimpinan yang punya visi ke depan dan dapat menghargai perbedaan, bukan pimpinan yang cuma dapat bicara tanpa berbuat," tuturnya.
Masyarakat sekaligus para pemilih disebutnya juga sudah cukup cerdas dalam memilih. Calon Gubernur yang hanya bermodalkan bicara saja tidak akan terpilih.
"Mayarakat sudah lelah dan jenuh dengan pemimpin yang hanya dapat berjanji tanpa bukti," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sosok Giring Ganesha kerap mengkritisi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bahkan kadang tindakannya itu menuai pro dan kontra.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?