"Pertama, konsolidasi internal Partai Nasdem dari tingkat pusat sampai ranting, memperkuat ataupun mengganti yang kami anggap belum maksimal agar kami bisa menuju dua besar di 2024 nanti," kata Prananda pada Senin (13/6).
Agenda kedua yang dibahas dalam rakernas terkait persiapan parpolnya menghadapi Pilpres 2024. Partai NasDem akan menggunakan sistem bottom up untuk menjaring aspirasi dari berbagai pihak, mulai mahasiswa, akademisi, tokoh agama, kader tingkat ranting hingga tingkat pusat.
"Nanti di rakernas komisinya dibagi tiga, komisi A penggalangan opini, B ideologi organisasi dan periodisasi, dan C pemenangan pemilu," ucap ketua Bappilu NasDem itu.
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan rakernas akan merekomendasikan tiga sampai empat nama calon presiden. Nantinya, di antara sejumlah nama yang direkomendasikan akan dipilih satu nama oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Namun, dirinya belum mau mengungkap kapan satu nama itu akan diumumkan karena itu sangat tergantung pada dinamika politik yang berkembang.
"Lebih cepat lebih baik, tetapi waktunya harus tepat. Belum tentu lebih cepat itu lebih cepat," tuturnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?