Dia pun menyinggung soal menteri Jokowi yang dinilai kerap melakukan pencitraan.
“Saat ini sulit untuk mencari orang untuk menggantikan menteri untuk benar-benar bisa menangani tugas di tengah kondisi krisis,” ucap Jazilul di DPR RI, Senin (13/6).
Menurut Jazilul, menteri pengganti harus lebih kreatif dalam membantu tugas presiden.
"Minimal kreatif untuk membantu presiden, ini malah menterinya sibuk keluyuran pencitraan," katanya.
Namun, anggota Komisi III DPR RI itu enggan menyebutkan nama menteri yang dimaksudnya.
"Katanya ada di ATM, ada di objek-objek wisata,” ucap Jazilul.
Artikel Terkait
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?
Letjen Djon Afriandi Diduga Tampar Ajudan Prabowo: Fakta atau Hoax Viral?
Jokowi Balas Klaim JK: Saya Orang Kampung - Ini Makna Politik di Baliknya