Sebelumnya, Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu, juga mengajukan nama Rachmat Gobel. Berikutnya, T Taufiqul Hadi dari DPW Aceh juga mengajukan Rachmat Gobel. "Beliau sering berkunjung ke Aceh," katanya.
Lima DPW telah mengajukan nama Rachmat Gobel, yaitu Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Maluku, dan Yogyakarta. DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Maluku, dan Yogyakarta juga mengajukan nama Rachmat Gobel untuk menjadi calon presiden dari Partai Nasdem.
"Jangan sampai kita menang, tapi merasa kalah. Itu terjadi saat kami mendukung kandidat dalam pemilihan gubernur, bupati, atau walikota," kata Hamdani Laturua, ketua DPW Partai Nasdem Maluku.
Suara untuk mengusung kader sendiri sangat kuat bergema dalam Rakernas Partai Nasdem yang berlangsung di Jakarta Convention Center. Tiap DPW diberi kesempatan secara bergiliran untuk menyampaikan aspirasinya. Karena nama Rachmat Gobel sering disebut, ketua sidang Willy Aditya meminta kader dari daerah pemilihan Gorontalo tersebut untuk berdiri. Gobel yang duduk di kursi pimpinan sidang pun berdiri.
Sebelum tiga DPW tersebut, dua DPW sudah mengajukan nama Rachmat Gobel juga, yaitu Sulwesi Tenggara dan Sumatera Selatan. Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Tenggara, Alie Mazi, mengajukan Rachmat Gobel sebagai calon presiden dari Partai Nasdem. "Kader kita itu penting," katanya.
Artikel Terkait
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik – Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun! Menkeu Buka Suara: Jangan Panik, Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun di Maret 2026, Menkeu Purbaya Buka Suara: Rasio Masih Aman?
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman, Jangan Lihat Negatif Terus!