"Ini kan jelas, awal-awal dia dulu pakai BSc, kemudian sekarang enggak berani pakai BSc," ujarnya.
Selain banyak kontroversinya, lanjut Selamat, Gibran juga tidak menunjukkan performa sebagai wapres yang mempunyai standar kenegarawanan.
"Jadi sebagai pengamat politik, tentu saya mempertanyakan kemampuan dan pengalaman Gibran," katanya.
Ia menilai Gibran belum mempunyai rekam jejak mumpuni di tingkat nasional.
"Cuma wali kota saja. Wali Kota Solo, lebih luas Jakarta Timur pula kan," ucapnya.
Selamat lantas menyebut pernyataan politisi PSI, Ade Armando, yakni menyebut Gibran adalah wapres terbaik sepanjang sejarah adalah aneh.
"Saya kira dibuka lagilah cara berpikirnya," kata dia.
Sumber: Konteks
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?