Tak hanya itu, mantan Menpora era Presiden ke-6 RI SBY itu menyebut fatalnya data lama pendidikan Gibran di situs milik Pemkot Solo juga pernah disadur oleh dua media online ternama.
Namun, artikel pendidikan Gibran yang sempat tayang itu akhirnya diturunkan alias di-take down.
"Mereka mungkin mendapatkan sumber dari Prokompim ini kan," ujarnya.
Roy Suryo juga memamerkan infografis tentang pendidikan Gibran yang ditayangkan media nasional di masa Pilpres 2024 lalu.
Menurutnya, kesalahan itu pun akhirnya dikoreksi.
"Nah, sekarang tampilannya menyesuai sama persis kelihatannya tapi hanya data-data ini yang berubah," ujarnya sembari menampilkan dua bukti tangkapan layar soal infografis data pendidikan Gibran yang lama dan sudah direvisi lagi.
Selain itu, Roy Suryo juga menyoroti adanya kesalahan data pendidikan Gibran yang termuat di laman resmi Sekretariat Negara (Setneg).
Menurutnya, adanya kejanggalan riwayat pendidikan Gibran itu sangat fatal.
"Jadi artinya ini data resmi negara loh, Sekretaris negara. Kenapa bisa melakukan kesalahan? Kalaupun ini kesalahan, fatal," ujarnya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?