Reshuffle kali ini menurut Rocky hanya jadi bahan olok-olok semata dan masyarakat menganggap apa yang terjadi di istana hanya realitas semu saja.
“Orang nggak peduli mau apa bahkan jadi olok-olok. Orang menganggap bahwa apa yang ada di istana realitas semu saja, yang ada di bawah harga cabe yang tinggi karena itu tadi sambel terasinya dikurangi sedikit oleh pemilik warung,” lanjut Rocky.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Jadi Mendag, Anis Matta: Seperti Menggenggam Bara Api
Menurut Rocky apa yang menjadi realitas di “bawah” terkait tingginya harga-harga dan masyarakat tidak bisa tidak bisa begitu saja ikut menaikkan harga yang mereka jual.
“Jadi itu pertanda bahwa nanti apa yang diputsukan di istana itu tidak tersambung dengan realitas di bawah,” jelas Rocky.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?
Letjen Djon Afriandi Diduga Tampar Ajudan Prabowo: Fakta atau Hoax Viral?
Jokowi Balas Klaim JK: Saya Orang Kampung - Ini Makna Politik di Baliknya