Reshuffle kali ini menurut Rocky hanya jadi bahan olok-olok semata dan masyarakat menganggap apa yang terjadi di istana hanya realitas semu saja.
“Orang nggak peduli mau apa bahkan jadi olok-olok. Orang menganggap bahwa apa yang ada di istana realitas semu saja, yang ada di bawah harga cabe yang tinggi karena itu tadi sambel terasinya dikurangi sedikit oleh pemilik warung,” lanjut Rocky.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Jadi Mendag, Anis Matta: Seperti Menggenggam Bara Api
Menurut Rocky apa yang menjadi realitas di “bawah” terkait tingginya harga-harga dan masyarakat tidak bisa tidak bisa begitu saja ikut menaikkan harga yang mereka jual.
“Jadi itu pertanda bahwa nanti apa yang diputsukan di istana itu tidak tersambung dengan realitas di bawah,” jelas Rocky.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...