Beda Motif dari Berbagai Kelompok
Menurut analisis Islah, serangan dari sesama umat Islam biasanya datang dari kelompok yang merasa agendanya terhalang oleh sikap NU yang moderat, inklusif, dan toleran. Sedangkan serangan dari non-Muslim lebih disebabkan kesalahpahaman tentang peran NU dalam sejarah kebangsaan.
"Kalau dari non-Islam, mungkin karena tidak paham saja, bahwa NU adalah pembela kelompok minoritas sejak dulu. Mereka tidak bisa membedakan antara NU dan FPI," paparnya.
Motif Ekonomi dari Akun Anonim
Dengan nada satir, Islah menambahkan bahwa bila serangan terhadap NU tidak berasal dari semua pihak tersebut dan dilakukan oleh akun anonim, maka motifnya kemungkinan sederhana: demi kepentingan ekonomi pribadi. "Jika serangan itu tidak berasal dari semua itu - dan apalagi anonim - pasti karena demi beras dan lauk pauk," tutupnya.
Sumber: https://rmol.id/amp/2025/10/19/683674/gerakan-menyerang-nu-dinilai-sistemik-dan-terkoodinir-
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo: 2 Menteri Ini Dinilai Paling Layak Dicopot, Siapa Saja?
Gibran Rakabuming Disebut Kandidat Terkuat 2029, Ini Modal Rahasia yang Bikin PSI Yakin!
Buku Gibran End Game Dibagikan ke DPR: Apa Isi Kontroversial yang Bikin Heboh?
SOP Solo Terungkap: Advokat Tolak Perdamaian dan Beberkan Skenario Adu Domba Kasus Ijazah