Akbar mengingatkan bahwa kader Gerindra dibina langsung oleh Ketua Umum Prabowo Subianto untuk berjuang demi kesejahteraan rakyat. Para kader, menurutnya, telah bekerja keras membesarkan partai dengan pengorbanan yang tulus.
"Karena itu, jangan sampai ada yang datang hanya untuk berlindung atau mencari keuntungan yang justru bisa mencederai kepercayaan publik terhadap Partai Gerindra," lanjutnya.
Ia menekankan bahwa pengkaderan di Gerindra berlangsung secara berjenjang, sistematis, dan berlandaskan ideologi perjuangan, bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba karena kepentingan sesaat.
Akbar berharap pandangan dari kader Tidar se-Jawa Barat ini dapat menjadi pertimbangan penting bagi pimpinan pusat Partai Gerindra dalam menyikapi rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi ke dalam struktur partai.
Artikel Terkait
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh
Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai: Inilah Alasan Pengamat Bilang Isu Ini Sengaja Diperpanjang!
Juli-Agustus 2026 Kritis! Peringatan Jusuf Kalla Soal Potensi Chaos Nasional Akibat Defisit Rp1.000 Triliun
AM Hendropriyono Buka Suara: Ini Alasan Seskab Teddy Disebut Cerminan Pemimpin Masa Depan