Akbar mengingatkan bahwa kader Gerindra dibina langsung oleh Ketua Umum Prabowo Subianto untuk berjuang demi kesejahteraan rakyat. Para kader, menurutnya, telah bekerja keras membesarkan partai dengan pengorbanan yang tulus.
"Karena itu, jangan sampai ada yang datang hanya untuk berlindung atau mencari keuntungan yang justru bisa mencederai kepercayaan publik terhadap Partai Gerindra," lanjutnya.
Ia menekankan bahwa pengkaderan di Gerindra berlangsung secara berjenjang, sistematis, dan berlandaskan ideologi perjuangan, bukan sesuatu yang muncul tiba-tiba karena kepentingan sesaat.
Akbar berharap pandangan dari kader Tidar se-Jawa Barat ini dapat menjadi pertimbangan penting bagi pimpinan pusat Partai Gerindra dalam menyikapi rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi ke dalam struktur partai.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Gus Yahya Tantang Rais Aam: Selesaikan di Muktamar 2026! Ini Kata-Katanya
Roy Suryo Bersumpah Demi Allah: Ini Bukti Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Hilang Saat Diperiksa di UGM
Presiden Prabowo Turun Tangan! Audit 4 RS Papua Usai Ibu Hamil Meninggal Ditolak