"Jadi, kalau disebut mungkin, mungkin (mengajak NasDem, red)," kata Gus Jazil ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (17/6).
Menurut Gus Jazil, NasDem seperti partai lain yang lolos ke DPR sama-sama bisa mengusung pasangan calon di Pilpres 2024, tetapi harus berkoalisi.
"Buat apa tiketnya nanti kalau hangus. Nah, makanya kami membuat komunikasi ini sama-sama saling mengamankan, saling memberikan keuntungan," tuturnya.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS