Reshuffle Kabinet Menguat Usai Thomas Djiwandono ke BI, Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu
Perpindahan Thomas Djiwandono dari Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) ke Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dinilai menjadi pintu pembuka terjadinya reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pergantian ini membuka kursi kosong di jajaran Kementerian Keuangan dan memicu spekulasi perombakan yang lebih luas.
Juda Agung Disebut Calon Terkuat Wakil Menteri Keuangan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka menyebut Juda Agung sebagai calon terkuat pengganti Thomas Djiwandono. Juda Agung saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2022–2027 dan merupakan ekonom senior dengan karier panjang di bank sentral serta pengalaman di IMF.
"Kelihatannya. Saya sudah ketemu dengan beliau (Juda) dan kelihatannya dia calon, salah satu calon yang kuat," ujar Purbaya. Pernyataan ini menguatkan isu adanya tukar guling jabatan antara BI dan Kemenkeu.
Isu Pergeseran Budisatrio Djiwandono ke Posisi Menteri Luar Negeri
Spekulasi reshuffle juga menyentuh posisi Menteri Luar Negeri. Nama Budisatrio Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, disebut menguat untuk masuk kabinet menggantikan Sugiono.
Isu ini kian panas setelah Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, memberikan kode tentang kemungkinan Budisatrio berpindah ke eksekutif. Budisatrio sendiri mengaku tidak memahami sumber kabar tersebut dan menegaskan fokusnya masih pada tugas di DPR.
Artikel Terkait
Ade Armando Resmi Mundur dari PSI demi Jaga Partai dari Polemik Jusuf Kalla
Teddy Indra Wijaya: Dari Ajudan Jokowi ke Seskab Rasa Perdana Menteri – Naik Tak Wajar atau Buah Kepercayaan?
Gatot Nurmantyo Bongkar Alasan Dipecat Jokowi dari Panglima TNI: Saya Ditendang karena Tidak Nurut
Qodari Resmi Jabat Kepala Bakom: Gaya Komunikasi Pemerintah Berubah Total Jadi Lebih Agresif dan Siap Perang Narasi