Pilpres 2029: Prabowo Diprediksi Tak Tertandingi, Lawan Hanya Menabung Popularitas untuk 2034?

- Senin, 16 Februari 2026 | 13:50 WIB
Pilpres 2029: Prabowo Diprediksi Tak Tertandingi, Lawan Hanya Menabung Popularitas untuk 2034?

Analisis Pilpres 2029: Prabowo Subianto Diprediksi Perkasa, Lawan Hanya "Menabung Popularitas"

Pengamat politik Hendri Satrio menilai posisi Presiden Prabowo Subianto akan sangat kuat dalam menghadapi Pilpres 2029 mendatang. Menurutnya, calon penantang yang maju nanti lebih bertujuan menabung popularitas untuk kontestasi 2034, bukan semata untuk mengalahkan Prabowo.

Pernyataan ini disampaikan Hendri Satrio, Founder lembaga survei KedaiKOPI, dalam program Gaspol di Youtube Kompas.com, Minggu (15/2/2026).

"Memang per hari ini agak sulit cari penantangnya Pak Prabowo. Kalaupun ada, mereka wait and see dulu. Karena Pak Prabowo per hari ini memang disukai," kata Hendri.

Program Pemerintah Dongkrak Elektabilitas Prabowo

Hendri menjelaskan, sejumlah program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat diduga kuat mendongkrak tingkat kesukaan publik. Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih menjadi faktor pendukung.

Pola ini, menurutnya, mengikuti sejarah politik di mana presiden petahana hampir selalu memiliki peluang besar untuk terpilih kembali. "Dari zaman Susilo Bambang Yudhoyono belum pernah ada incumbent yang gagal dua periode. Penantang pasti memperhatikan itu," ujarnya.

Maju di Pilpres 2029 Hanya untuk Persiapan 2034?

Hendri menyebut, figur yang tetap maju melawan Prabowo di Pilpres 2029 kemungkinan besar memiliki tujuan jangka panjang, yakni mempersiapkan diri untuk Pilpres 2034.

"Kalaupun ada penantang yang maju, itu persiapan untuk 2034. Jadi dia nabung elektabilitas dan popularitas saja," jelas Hendri. Ia menambahkan, keikutsertaan dalam Pilpres memberi popularitas politik besar, bahkan tanpa harus menang.

Halaman:

Komentar