Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Bongkar 4 Fitnah dan Teror yang Dihadapinya
POLHUKAM.ID - Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, mengaku tidak hanya mendapat teror penculikan dan ancaman pembunuhan. Ia juga menjadi korban pembunuhan karakter yang masif disebarkan melalui media sosial.
Menurut Tiyo, serangan tersebut mulai ia terima setelah aktif menyuarakan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah, salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ada serangan karakter juga di media-media sosial. Saya mencatat ada empat. Dan saya rasa semua berangkat dari satu hal. Mereka berusaha mencari aib saya secara personal. Tetapi mohon maaf, kemudian gagal. Sehingga yang terjadi adalah mengarang aib," ujar Tiyo dalam podcast Madilog bersama Indra J Piliang, Jumat (20 Februari 2026).
Rincian 4 Tuduhan dan Fitnah yang Dijawab Tiyo Ardianto
1. Tuduhan Sebagai LGBT
Fitnah pertama yang dihadapi Tiyo adalah isu bahwa dirinya merupakan bagian dari komunitas LGBT. Ia menduga isu ini muncul karena pelaku fitnah tidak berhasil menemukan informasi tentang pacar perempuannya.
"Mereka menyebarkan isu bahwa Ketua BEM UGM itu LGBT... jangan karena kita tidak punya pacar perempuan, terus dikira kita suka laki-laki," tegasnya.
Artikel Terkait
Sjafrie Sjamsoeddin Tolak Cawapres 2029: Ini Alasan dan Dampaknya bagi Peta Politik
Lukisan SBY Rp 6,5 Miliar Laku ke Raja Batu Bara: Apresiasi Seni atau Transaksi Politik?
Sidang Ijazah Jokowi Memanas: Kuasa Hukum Desak Presiden Hadir Langsung Bawa Bukti Asli
Analisis Pilpres 2029: Prabowo Diusulkan Gandeng Sjafrie, Benarkah untuk Hindari Kesalahan Gibran?