Tuduhan kedua berupa foto hasil editan Artificial Intelligence (AI) yang menunjukkan dirinya bersama seorang Lady Companion (LC) atau pemandu karaoke. Tiyo menganggap hal ini menggelikan sekaligus tidak berdasar.
"Ada foto kami yang di-generate by Artificial Intelligence... Tulisannya 'Tiyo suka nyewa LC'. Ini bagi saya juga menggelikan," jelasnya.
3. Isu Penyelewengan atau Penilapan Uang
Fitnah ketiga yang beredar adalah tuduhan bahwa Tiyo menilep atau menyelewengkan uang organisasi. Ia dengan lugas membantah hal ini dengan logika yang sederhana.
"Kalau saya nilep uang, saya sudah lama itu diberhentikan (sebagai Ketua BEM UGM). Jadi tidak ada itu nilep-nilep uang," tegas Tiyo.
4. Tuduhan Afiliasi Politik sebagai 'Anak Abah'
Fitnah keempat bernuansa politis, di mana Tiyo dituding sebagai pendukung atau 'Anak Abah' dari Anies Baswedan hanya karena pernah berfoto bersama. Tiyo menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Anies murni dalam forum alumni.
"Hubungan saya sama Mas Anies Baswedan bukan hubungan politik, tapi hubungan keluarga sebagai alumni (UGM)... Dan itu forum terbuka untuk seluruh alumni BEM UGM," pungkasnya.
Kesemua fitnah ini dinilai Tiyo sebagai bagian dari upaya sistematis untuk membungkusu kritik yang ia sampaikan terhadap pemerintah.
Artikel Terkait
Sjafrie Sjamsoeddin Tolak Cawapres 2029: Ini Alasan dan Dampaknya bagi Peta Politik
Lukisan SBY Rp 6,5 Miliar Laku ke Raja Batu Bara: Apresiasi Seni atau Transaksi Politik?
Sidang Ijazah Jokowi Memanas: Kuasa Hukum Desak Presiden Hadir Langsung Bawa Bukti Asli
Analisis Pilpres 2029: Prabowo Diusulkan Gandeng Sjafrie, Benarkah untuk Hindari Kesalahan Gibran?