Heikal mengatakan, alasannya untuk mengambil keputusan langkah politik strategis kepindahannya dari Partai yang telah ia pimpin dan dirikan bersama Ketua Dewan Pembina Partai Priboemi Almarhum Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso salah satunya karena sosok Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.
Menurut dia, Paloh sangat mendukung figur-figur tokoh politisi muda milenial potensial. Dia juga sudah beberapa kali bertemu dan berdiskusi dengan Paloh.
"Yang pada akhirnya saya mendapatkan tawaran Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk bergabung menjadi kader di Partai NasDem, bagi saya ini adalah merupakan panggilan jiwa dan perjuangan untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara yang sangat membanggakan anak cucu kita,” kata Heikal yang juga Sekjen Rekat Indonesia, Sabtu (18/6/2022).
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?