Langkah tersebut mesti dilakukannya jika berniat menggantikan Anies Baswedan.
"Setiap pemimpin harus menunjukkan kapasitas kepemimpinannya. Istilahnya populernya harus membangun legacy, membagun kemajuan bagi wilayahnya," kata Hasto.
Lagipula, Hasto mengatakan tahapan Pilkada 2024 masih jauh.
Sebelum gelaran memilih kepala daerah, PDIP lebih dulu bersiap menghadapi pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres).
"Ketika menghadapi ujian-ujian di lapangan pemimpin tetap kokoh tetap berdisiplin. Di situlah setiap pemimpin mengalami ujian, termasuk Mas Gibran," pungkasnya. (*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang