Buku ini disebut sebagai hasil penelitian neuro politika terhadap perilaku Jokowi, khususnya yang terkait dengan persoalan ijazah, pendidikan, dan sinkronisasinya dengan berbagai kebijakan politik. Penelitian ini mengkaji pola yang menurut banyak netizen penuh dengan kebohongan dan tipu daya, yang berpotensi melahirkan banyak kasus korupsi oleh para pejabatnya.
Rocky Gerung Beri Kata Pengantar
Dokter Tifa mengungkapkan bahwa buku ini dianggap sangat serius dan penting. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan Rocky Gerung, maestro filsafat politik, yang memberikan kata pengantar untuk buku "Otak Politik Jokowi".
Dokter Tifa menambahkan bahwa buku ini, bersama dengan "Jokowi's White Paper", akan menjadi buku sejarah yang sangat berharga bagi catatan bangsa Indonesia di masa depan.
Dengan peluncuran buku ini, Dokter Tifa menegaskan komitmennya. "Jadi kata siapa dr Tifa quit dari perjuangan menegakkan kebenaran?" pungkasnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo