Buku ini disebut sebagai hasil penelitian neuro politika terhadap perilaku Jokowi, khususnya yang terkait dengan persoalan ijazah, pendidikan, dan sinkronisasinya dengan berbagai kebijakan politik. Penelitian ini mengkaji pola yang menurut banyak netizen penuh dengan kebohongan dan tipu daya, yang berpotensi melahirkan banyak kasus korupsi oleh para pejabatnya.
Rocky Gerung Beri Kata Pengantar
Dokter Tifa mengungkapkan bahwa buku ini dianggap sangat serius dan penting. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan Rocky Gerung, maestro filsafat politik, yang memberikan kata pengantar untuk buku "Otak Politik Jokowi".
Dokter Tifa menambahkan bahwa buku ini, bersama dengan "Jokowi's White Paper", akan menjadi buku sejarah yang sangat berharga bagi catatan bangsa Indonesia di masa depan.
Dengan peluncuran buku ini, Dokter Tifa menegaskan komitmennya. "Jadi kata siapa dr Tifa quit dari perjuangan menegakkan kebenaran?" pungkasnya.
Artikel Terkait
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Nominalnya, Lihat Ini!
PPATK dan OJK Gagal Total? Begini Modus Judi Online Hayam Wuruk yang Lolos dari Radar Sistem Keuangan
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan