Sebelumnya, pernyataan serupa juga datang dari Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa. Ia mengaku terkejut dengan munculnya wacana fusi antara NasDem dan Gerindra, yang bahkan belum pernah dibahas secara internal.
Menurut Saan, istilah yang tepat dalam konteks politik adalah “fusi”, bukan merger. Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada diskusi mendalam mengenai hal tersebut di tubuh NasDem.
“Kami juga baru dengar, kaget juga. Belum ada pembahasan khusus, apalagi mendalam, terkait fusi ini,” jelasnya.
Alih-alih membahas penggabungan, NasDem disebut tengah fokus memperkuat struktur partai hingga ke tingkat daerah sebagai bagian dari konsolidasi internal.
Kesimpulan: Isu Merger Hanya Spekulasi
Dengan bantahan resmi dari kedua belah pihak, isu merger atau fusi Gerindra dan NasDem ini tampaknya hanya spekulasi yang belum memiliki dasar kuat di lapangan. Kedua partai besar tersebut memilih untuk berkonsentrasi pada penguatan internal masing-masing.
Artikel Terkait
Mahfud MD Bongkar Alasan Hukum: Mengapa Tuduhan Makar ke Saiful Mujani Dinilai Mengada-ada?
Roy Suryo Sindir Balik Rismon: Berani Uji Ijazah Jokowi, Tapi Ijazah Sendiri Diduga Palsu?
Klarifikasi Berulang JK Soal Ceramah UGM: Pemuda Katolik Soroti Efektivitas & Analisis Hukum Lengkap
Prabowo Panggil Luhut ke Istana: Rahasia Digitalisasi Bansos & Strategi Ekonomi yang Bakal Dijalankan