"Kalau kemudian menyangkut dengan PDIP, NasDem tidak pernah merasa ada masalah dengan PDIP," ujar Ali kepada wartawan, Senin (20/6).
Hubungan antara Partai NasDem dan PDIP terbukti tak bermasalah ketika mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak 2014. Apalagi salah satu kadernya, yakni Gubernur Jawa Tengah, masuk sebagai bakal calon presiden (capres) hasil rapat kerja nasional (Rakernas).
"Iya (berpeluang koalisi dengan PDIP), artinya kan gini, nama itu kita kan merekomendasikan nama-nama itu. Nah, NasDem sendiri tidak bisa berjalan sendiri, dia harus berkomunikasi, dia harus berkoalisi," ujar Ali.
Rakernas Partai Nasdem menghasilkan tiga nama bakal capres, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Muhammad Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ketiga nama tersebut akan disodorkan dalam komunikasi dengan partai lain yang ingin membentuk koalisi.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?