Jamiluddin mengatakan, faktor pasangan capres dan cawapres akan menentukan nasib Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
"Jika (Ketum PKB, red) Muhaimin Iskandar (Cak Imin, red) tetap memaksakan menjadi capres, koalisi itu akan bubar di tengah jalan," ujar Jamiluddin kepada GenPI.co, Rabu (22/6).
Jamiluddin menyebut nasib Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya akan sama, seperti koalisi PKB dan PKS.
Jamiluddin meminta Cak Imin untuk sadar dan tidak memaksakan diri menjadi capres.
"Hal itu diperlukan agar koalisi Partai Gerindra-PKB berjalan langgeng," jelasnya.
Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu mengatakan, PDIP tidak khawatir dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?