Ujang juga menilai, pertemuan Prabowo-AHY ini sama halnya dengan pertemuan Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebelumnya. Menurutnya, saat ini partai-partai politik saling menjajaki satu sama lain untuk menyamakan pandangan politik dan membuat chemistry.
“Kalau ibarat koalisi itu ijab qobul, maka semua partai-partai ini masih dalam tahap pendekatan, kalau nanti sudah bertemu chemistry lalu membuat undangan dan akad nikah,” tuturnya.
"Jadi, kemungkinan koalisi AHY-Prabowo mungkin iya mungkin tidak. Lihat saja nanti, banyak faktor yang harus dihitung ketika berkoalisi, apakah menang atau tidak, lalu pendanaan dari mana, bagaimana elektabilitas keduanya, saya melihatnya semua masih pendekatan untuk mencari chemistry. Agar ketika waktunya tiba bisa berkoalisi atau tidak hanya waktu yang menjawab,” tambahnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?