Ujang juga menilai, pertemuan Prabowo-AHY ini sama halnya dengan pertemuan Prabowo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebelumnya. Menurutnya, saat ini partai-partai politik saling menjajaki satu sama lain untuk menyamakan pandangan politik dan membuat chemistry.
“Kalau ibarat koalisi itu ijab qobul, maka semua partai-partai ini masih dalam tahap pendekatan, kalau nanti sudah bertemu chemistry lalu membuat undangan dan akad nikah,” tuturnya.
"Jadi, kemungkinan koalisi AHY-Prabowo mungkin iya mungkin tidak. Lihat saja nanti, banyak faktor yang harus dihitung ketika berkoalisi, apakah menang atau tidak, lalu pendanaan dari mana, bagaimana elektabilitas keduanya, saya melihatnya semua masih pendekatan untuk mencari chemistry. Agar ketika waktunya tiba bisa berkoalisi atau tidak hanya waktu yang menjawab,” tambahnya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?