Refly mengatakan bahwa publik seharusnya tak membicarakan soal survei lagi. Menurut Refly, yang seharusnya dibicarakan ialah kemungkinan para tokoh politik itu benar-benar bisa menjadi calon presiden atau tidak.
"Lalu, kita berpikir bagaimana memunculkan pemilihan presiden yang benar-benar jujur dan adil," ujarnya, dilansir dari kanal YouTube Refly Harun, Senin (27/6/2022).
Advokat itu juga menyatakan ada hal lain yang harus diwaspadai oleh publik sebelum percaya dengan hasil survei tersebut.
"Perlu kita lihat siapa kira-kira yang mendanai lembaga survei itu," ungkapnya.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang