Bahkan, telah menimbulkan berbagai persepsi dan pendapat yang berbeda.
"Nasdem sekarang sudah menjadi perbincangan yang luar biasa. Ada yang berempati, ada yang mengatakan jalan terus, dan jangan jalan," ujarnya.
Dia menegaskan, perpaduan yang dihadapi saat ini merupakan dialektika dan romantika Partai Nasdem.
Namun, apa pun itu pihaknya terus berbesar hati menghadapi semuanya.
"Kalau partai ini sudah memiliki sebuah peran dan eksistensi keberadaannya, tidak mungkin dia menjadi pusat perhatian," kata dia.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?