"Saya kira PR besarnya kalau ambil Ganjar, ya, berarti harus say goodbye dengan PDIP, kan gitu. Ganjar ini 'dikompor-komporin' oleh Nasdem, kan gitu kira-kira. Nah saya kira Ganjar juga kemungkinan kecil berani keluar dari situ (PDIP)," jelasnya.
Sementara itu, Adib juga menilai bahwa popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo setara dengan Jokowi pada saat kontestasi politik 2014-2019 lalu.
"Mirip-mirip kayak gitu. Nah ini yang berusaha dimainkan oleh Nasdem," jelasnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?
Prabowo dan Ancaman Penertiban Pengkritik: Benarkah Demokrasi Kita Semakin Muram?