"Yang saya heran adalah, kenapa Rakernar Nasdem justru memunculkan nama Anies jika tak ingin ada perpecahan? Bukankah 2017 Anis ada dalam pusaran Pilkada Jakarta paling brutal?," paparnya.
Sontak saja cuitan Ferdinand itu langsung diserbu para warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka ramai menuliskan beragam komentar.
"Jika tak ingin ada perpecahan maka jangan munculkan nama si penunggang agama," ucap akun @Ruchy**.
"Mengedepan ego kadang membawa kita pada keputusan yang salah. Surya Paloh semakin tidak konsisten antara pernyataan dan tindakan," imbuh akun @MuazAK**.
"Lebih baik ada pemilu tapi nasdem tidak ikut," sahut akun @arnold**.
"Yang benar lebih baik Nasdem capres kader sendiri, jangan seperti ojek hanya cari penumpang dari luar partai," timpal akun @Chirsza**.
Sumber: jateng.suara.com
Artikel Terkait
Puan Maharani Bongkar Masalah Utang Whoosh: DPR Akan Usut Tuntas!
Prof Henri Balik Badan Bongkar Rekayasa Gibran Cawapres: Saya Kecewa dengan Jokowi!
Misteri Dewa Luhut di Balik Proyek Whoosh: Rahasia yang Baru Terungkap
Fakta Mengejutkan di Balik Proyek Whoosh: Dugaan Markup Rp 60 Triliun dan Potensi Kerugian Negara