Bambang Pacul -sapaan akrabnya- menilai, keduanya memiliki kedekatan sejak bersama-sama mengusung Jokowi pada pemilihan presiden (pilpres) 2014 lalu. NasDem saat itu menjadi partai pertama yang menyatakan dukungannya kepada mantan Walikota Solo itu.
"Itu Pak Sura Paloh yang pertama. Itu sejarah loh. Pak Surya Paloh. NasDem maksudnya. Kan untuk 20 persen kan PDIP kurang dikit. Itu pertama Surya Paloh, " kata Pacul ketika menemui awak media di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
"Pak Surya Paloh dan Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri) ini dulu adalah orang yang sangat dekat. Anda jangan gampang men-justify, " sambungnya.
Ketika ditanya perihal kemungkinan Mega dan Paloh akan bersatu kembali dalam pemilu 2024, Pacul menyebut bahwa sosok Ketua Umumnya itu tidak menutup pintu bagi siapapun.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?