Rapat Dengar Pendapat (RDP) Menkopolhukam Mahfud MD dengan Komisi III tidak menghasilkan solusi permasalahan hukum di Indonesia dan hanya terlihat seperti nostalgia.
“RDP Mahfud MD-Komisi III DPR justru hanya basa-basi seperti badut,” kata Koordinator Kajian Politik Merah Putih Sutoyo Abadi dalam pernyataan kepada redaksi www.suaranasional.com, Selasa (23/8/2022).
Kata Sutoyo, Komisi III DPR dengan Mahfud MD terkesan untuk saling menutupi sesuatu yang disembunyikan. “Semuanya tetap gelap dan abu-abu. Terkesan bersepakat untuk saling bersembunyi di tempat yang terang,” ungkapnya.
Sutoyo menyoroti RDP tersebut yang tidak memberikan keputusan terkait para jenderal yang terlibat judi online maupun narkoba. Padahal keputusan ini sangat penting bagi penegakan hukum di Indonesia.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?