Ia kemudian menyebut hasil survei dan hasil Pilpres Turki bisa dijadikan sebagai pelajaran bahwa banyak hal yang tidak bisa diukur oleh lembaga survei secara reliable.
“Hasil survei dan hasil Pilpres di Turki, adalah tempat kita bersolek, bahwa banyak hal yang tak bisa diukur oleh lembaga survei secara reliable,” ujar Munir.
Sementara itu, diketahui hasil survei elektabilitas Anies yang merupakan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) selalu berada di nomor buncit.
Dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas pada periode 29 April hingga 10 Mei 2023, elektabilitas Anies hanya 23,3, persen.
Sementara itu, elektabilitas Prabowo Subianto yaitu sebesar 36,8 persen dan elektabilitas Ganjar Pranowo sebesar 40 persen.
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...