“Mereka akan bertepuk tangan,” kata dia. "Maka sebagai daerah syariat mari sama-sama satukan barisan dalam kebersamaan lebih banyak yang dan buang perbedaan yang kecil."
Malik menuturkan, sebelumnya sempat muncul serangan atas rencana pembangunan masjid di lokasi yang sama. Pada 16 Januari 2023 ada rapat di kantor Camat Samalanga yang diundang langsung oleh Pj Bupati Bireuen untuk membahas rencana tersebut.
Dalam rapat tersebut semua tokoh menolak pembangunan masjid Taqwa Muhammadiyah Sangso dengan alasan sudah ada masjid Jamik gabungan beberapa desa yang belum penuh. Jadi tak dibutuhkan ada masjid baru.
"Setelah penolakan, kami sepakat mundur selangkah dengan mendapatkan restu dari Prof Muhajir yang hadir pada acara musywil PWM di Bireuen. Maka kita tidak ngotot untuk membangun masjid, kita buat mushala di Taqwa Muhammadiyah," sebut dia.
Malik melanjutkan, dua minggu lalu dengan dana sumbangan masyarakat dibangunlah tempat wudhu dan WC. Satu minggu setelah tempat wudhu dan WC selesai dibangun terjadilah kebakaran menjelang subuh itu.
"Kita berharap pihak kepolisian menangkap orang yang membakar tersebut, karena kejadian ini sudah berulang kali terjadi. Kalau sudah dapat orangnya sudah bisa kita urai benang kusut selama ini," tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?