POLHUKAM.ID - Seorang aktivis terkemuka, Faizal Assegaf, mengungkapkan pandangannya mengenai dinamika perpolitikan di Indonesia, kali ini menyoroti manuver politik yang terjadi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.
Faizal berpendapat bahwa kedekatan antara keduanya hanyalah sebuah ilusi yang dibangun untuk mencapai tujuan masing-masing, dan bukanlah persahabatan yang tulus menjelang pesta demokrasi.
Melalui akun Twitter pribadinya, @faizalassegaf, Faizal menyebut bahwa Jokowi dan Prabowo tengah bermain peran untuk keuntungan bersama di masa depan.
"Prabowo tunggangi Jokowi, sebaliknya Jokowi berlagak menggembala Prabowo. Pada cerita lain, ibarat dua ekor monyet yang berburu pisang, tapi yang dipanjat pohon kelapa," tulisnya, dikutip Cianjur.Suara.Com, Rabu (31/05/2023).
Menurut aktivis tersebut, kedua elite politik dalam negeri ini tidak terlalu memperhatikan perasaan masyarakat, melainkan hanya fokus pada pencapaian kekuasaan.
Artikel Terkait
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?