"Maksudnya apa? Apa yang bermuka dua? PDIP kacang lupa kulitnya, yang menjadi modal Jokowi di periode pertama (Jokowi-JK) dan periode kedua (Jokowi-Maruf Amin) itu PDIP dan Nasdem, Nasdem dan PDIP," tegas Willy di kantor DPP NasDem, Jakarta, Jumat (2/6).
"Jokowi lahir dari gedung ini, Jokowi anak dari Nasdem. Ibunya PDIP, bapaknya Nasdem," sambung anggota Tim Delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.
Bagi Nasdem, mendukung Pemerintahan Jokowi sampai habis masa periode adalah tugas konstitusional sejak awal. Willy meminta PDIP tidak memprovokasi karena perbedaan sikap politik.
"PDIP bersikap dewasalah, jangan provokasi seperti ini," tutup Willy.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang