Oleh karena itu, banyaknya kader yang mundur menurut Jhon adalah tanda bahwa partai tersebut mulai karam karena blunder yang dilakukan oleh Surya Paloh.
"Jika ribuan kader mundur, maka kapal ini hampir karam karena nafsunya sendiri," pungkasnya.
Sementara itu, terkait dengan isu jual beli nomor urut hingga mundurnya kader dari NasDem. Hal ini sudah mendapatkan respons dari Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat (Jabar) Rajiv.
Dirinya dengan tegas membantah isu yang disebut-sebut menyebabkan sejumlah kader dari partainya mundur massal di Indramayu.
"NasDem dengan tegas membantah adanya politik mahar dan jual beli nomor urut di Jawa Barat termasuk di Indramayu," tegas Rajiv dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/6/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?