Menurut Fahri, koalisi yang ada saat ini hanya drama untuk memancing pemberitaan saja. Padahal, konteksnya sekadar pertemuan belaka.
Sementara di satu sisi, yang ingin diketahui publik adalah efek pada kebijakan negara di masa yang akan datang. Artinya, para balon perlu menampilkan apa-apa saja yang hendak dicapai jika mereka memimpin negeri ini.
Untuk itu, Wakil Ketua DPR Periode 2014 hingga 2019 ini mengingatkan para elite untuk tidak lagi menampilkan politik basa-basi yang tak bermakna bagi kepentingan rakyat.
“Apa yang dia (calon pemimpin) pikirkan, mau dibawa ke mana bangsa ini? Hal-hal itu (gagasan) tidak boleh ditutupi hanya basa-basi seperti yang terjadi selama ini,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?