POLHUKAM.ID -Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto disebut-sebut sebagai dua calon yang sering di-endorse Presiden Joko Widodo. Namun, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga mengingatkan agar dua politisi itu tidak rebutan.
Endorse Jokowi dinilai jadi salah satu faktor penting pendongkrak elektabilitas.
"Dua poros itu terkesan yakin, endorse dari Jokowi akan meningkatkan elektabilitas capres yang diusung secara signifikan," kata Jammiluddin.
Jamiluddin menilai PDIP dan koalisi KKIR memiliki keyakinan bahwa kinerja Jokowi masih kuat di mata masyarakat.
"Ketika masyarkat masih menyenangi Jokowi, tentunya ia layak menjadi endorse. Sebagian masyarakat akan mengikuti arahan Jokowi termasuk dalam memilih capres," jelas Jamiluddin.
Artikel Terkait
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Khawatir, Ini Bukti Kita Paling Hati-Hati!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik—Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Nominalnya, Lihat Ini!
PPATK dan OJK Gagal Total? Begini Modus Judi Online Hayam Wuruk yang Lolos dari Radar Sistem Keuangan